3 Aturan Penting Minum Air Kelapa Saat Hamil

3 Aturan Penting Minum Air Kelapa Saat Hamil

Air kelapa menjadi satu minuman dambaan kala cuaca panas untuk menyegarkan badan dan pikiran. Pasalnya, air kelapa memiliki rasa yang segar serta beberapa mineral penting bagi tubuh. Namun, bagaimana jadinya ketika minum air kelapa saat hamil? Banyak sekali mitos yang bertebaran terkait larangan meminum air kelapa bagi ibu hamil.

Kandungan nutrisi yang ada pada air kelapa ternyata sangat baik bagi ibu hamil. Namun, tak sembarang ibu hamil dapat mengonsumsinya. Terdapat beberapa aturan yang harus diperhatikan agar air kelapa tetap dapat memberi banyak manfaat dari pada efek yang didapat. Air kelapa ini hanya boleh dikonsumsi ibu hamil setelah hamil 4 bulan demi alasan keamanan.

Minum Air Kelapa Bagi Ibu Hamil

 

Air kelapa memang memberikan banyak manfaat bagi ibu hamil. Namun, tak bisa dikonsumsi secara sembarang. Pasalnya, kesalahan dalam meminum air kelapa dapat menimbulkan efek samping berbahaya bagi ibu dan janinnya. Berikut aturan meminum air kelapa agar aman terkendalikan.

1.     Batasi Konsumsinya

Aturan pertama dalam minum air kelapa saat hamil adalah batasi konsumsinya. Air kelapa memang baik bagi ibu hamil namun jika berlebihan justru akan menimbulkan efek membahayakan. Konsumsi air kelapa tak boleh lebih dari dua gelas setiap harinya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kelebihan kadar natrium dan kalium dalam tubuh.

Selain tak boleh berlebihan, asupan air kelapa juga tak boleh bersamaan dengan asupan lain yang tinggi kalium dan natrium. Pasalnya, hal tersebut dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit. Hal tersebut dapat menyebabkan gangguan fungsi organ dalam tubuh. Pada beberapa kasus bahkan dapat menyebabkan aritmia, koma, kejang, hingga gagal jantung.

2.     Dilarang Dikonsumsi Saat Memiliki Gangguan Pencernaan

Air kelapa juga tak hanya bisa diberikan pada ibu hamil saja. Pasalnya, air kelapa bisa diberikan juga pada balita dan anak. Asalkan tetap mengikuti aturan konsumsi agar tak menghasilkan efek berbahaya. Air kelapa ini tak boleh dikonsumsi bagi Anda yang memiliki gangguan pencernaan. Pasalnya, air kelapa kaya akan natrium fosfat yang memberikan efek pencahar.

Jika air kelapa tetap dikonsumsi saat memiliki gangguan pencernaan, maka dapat memberikan efek laksatif yang berbahaya. Terlalu banyak mengonsumsi air kelapa dapat menyebabkan diare pada ibu hamil atau pun balita dan anak. Sehingga tetap batasi konsumsinya untuk manfaat yang tetap terjaga.

3.     Jangan Tambahkan Gula

Aturan lain konsumsi air kelapa adalah jangan diberikan tambahan gula. Pasalnya, tambahan gula dalam air kelapa akan membuat penyerapan nutrisi yang tak optimal. Sehingga untuk ibu hamil sangat disarankan mengonsumsi air kelapa segar yang baru dipotong tanpa tambahan apa pun.

Minum air kelapa saat hamil memang memberikan sejuta manfaat dan khasiat bagi kesehatan. Namun, penggunaannya tak bisa dilakukan dengan asal. Tetap harus diperhatikan agar hasilnya optimal dan tidak membahayakan bagi ibu dan janinnya.