2021, TAHUN YANG BAIK BAGI UMKM DAN BUMN!

PaDi UMKM juga menjadi salah satu kado terindah pemerintah kepada UMKM di tahun 2020 ini. Pandemi corona yang menimpa umat manusia di berbagai belahan dunia terpaksa membuat UMKM di Indonesia banyak yang menutup usahanya.

47% dari total 64 juta unit UMKM di Indonesia terpaksa harus gulung tikar. Mereka mengalami kesulitan mulai dari pinjaman modal dan juga tentunya merasakan penurunan permintaan dari pasar.

UMKM sendiri juga merupakan salah satu ujung tombak ekonomi di Indonesia. Dengan jumlahnya yang begitu banyak, 64 juta unit usaha, mereka telah berhasil memberikan kontribusi PDB sebesar Rp8ribu trilliun lebih pada tahun 2018, 60% dari total PDB Indonesia di tahun itu (Rp14ribu trilliun).

Belum lagi, perputaran uang yang lebih cepat di tingkat UMKM membuat mereka menjadi salah satu sektor yang mengaktifkan sektor lainnya, seperti perbankan dan juga lembaga keuangan non-bank lainnya.

Apalagi di tahun 2020 ini, pemerintah cukup menaruh perhatian besar kepada UMKM yang performanya menurun dikarenakan wabah corona. Mereka menjadi salah satu yang sangat merasakan dampak dari wabah ini. Pertama, mereka mendapatkan kesulitan dalam pembiayaan dan permodalan. Kedua, mereka merasakan minat pasar yang cenderung menurun karena ingin melakukan pengiritan dalam pengeluaran.

Pemerintah telah melakukan inisiasi dengan melahirkan sebuah platform digital yang sangat mendukung peran UMKM. Platform ini dinamakan Pasar Digital atau biasa disingkat PaDi. Pasar Digital akan menjadi tempat berjualan UMKM kepada BUMN untuk model B2B, yakni terkait dengan belanja barang dan jasa BUMN. Sedangkan untuk model B2C, layaknya marketplace lainnya berjualan langsung kepada masyarakat Indonesia. Tetapi, penjual yang ada di Pasar Digital merupakan daftar kumpulan UMKM terpercaya yang ada di Indonesia.

Banyak sekali keuntungan yang diberikan BUMN dengan hadirnya PaDi UMKM. Berikut adalah keuntungan yang diperoleh oleh BUMN:

  1. Penggunaan biaya pembelanjaan dari masing-masing BUMN menjadi lebih terperinci dan lebih aman karena seluruh proses transaksi dilakukan secara online dan seluruh pembiayaan dilakukan dengan non-tunai.
  2. PaDi UMKM juga memudahkan dan mempercepat proses transaksi pengadaan barang dan jasa BUMN karena tidak perlu dilakukan dengan cara bertatap muka.

Bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, banyak sekali tentunya keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika bergabung dengan Pasar Digital UMKM.

  1. Apabila Anda sudah memiliki beberapa toko di beberapa marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia, Blibli, Lazada dan juga Shopee, Anda bisa mengelola produk dan transaksi terpusat melalui PaDi UMKM. Jadi dengan begitu, Anda bisa mengelola toko Anda dengan mudah.
  2. Dengan mendaftar di PaDi UMKM, usaha Anda akan otomatis tercatat sebagai daftar UMKM yang akan dimonitor secara langsung oleh Kementerian BUMN.
  3. Anda bisa mengintegrasikan data pelanggan Anda dari seluruh channel yang nantinya bisa Anda maksimalkan dengan fitur CRM yang tersedia.
  4. UMKM yang belum terdaftar sebagai supplier belanja barang dan jasa BUMN akan didukung untuk naik kelas sebagai UMKM yang bertugas menyediakan pengadaan barang dan jasa BUMN.

Bagi pelaku UMKM yang sudah pernah bertransaksi/menjadi suppiler pembelanjaan barang dan jasa dengan BUMN, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan lainnya, seperti:

  1. Berpotensi mendapatkan transaksi dari BUMN dalam skala yang besar
  2. Berpotensi mendapatkan pinjaman dengan hanya mengajukan invoice
  3. Produk dapat dilihat oleh calon pembeli BUMN se-Indonesia

Jadi bagi UMKM yang ingin bergabung dengan padi, silahkan kunjungi halaman daftar seller PaDi sekarang juga!