Desain Ruang Tamu Unik dan Nyaman

Pandemi Covid-19 membuat banyak orang menghabiskan waktu di dalam rumah. Semua anggota keluarga lebih sering berkumpul, sayangnya mereka justru sibuk melakukan aktivitasnya secara virtual.

Hal tersebut membuat keintiman antar keluarga berkurang. Situasi tersebut membuat desainer Adrianus Ekaputra dari Escalier Interior mencoba mengembalikan makna keintiman melalui desainnya yang khusus dibuat untuk event bertajuk Local Heroes, pada 26 April – 9 Mei 2021 di Kumulo Creative Compound, The Breeze BSD Citu, Tangerang.

Local Heroes sendiri merupakan sebuah pop up store yang dihadirkan Kisah Ruang, layanan desain interior online yang bisa menghubungkan masyarakat dengan desainer berpengalaman dan vendor-vendor lokal berkualitas.

“Saya mendesain living room, dengan teman pada dasarnya kita mau mengembalikan intimacy keluarga, agar tidak sibuk dengan gadget. Lewat gambar yang saya buat dan desain di sini diharapkan dapat membuat keluarga lebih saling berinteraksi.

Warna cokelat dan memilih ornamen kayu pun menjadi salah satu cara Adrianus membuat vibes happy yang dapat membangkitkan keintiman antar keluarga dan tidak lupa untuk memasang bag filter.

Sedangkan dari segi desain, Adrianus menghadirkan gaya dekonstruktifnya dengan bentuk-bentuk alam dengan permainan tabrak warna dan motif hingga menjadi nuansa yang begitu menyenangkan.

Ciri khas dari ruang tamu yang dibuat Adrianus adalah menggambarkan tingkah laku manusia. Seperti kursi yang berbentuk genggaman tangan seorang ibu saat menggendong anaknya.

Menggunakan brand lokal

Adrianus mengungkapkan furnitur yang digunakan dalam desainnya berasal dari para vendor lokal.

“Kalau dilihat dari tempat saya juga lokal semua. Kita hunting batu-batu fosil dari Yogya, kursi yang bentuk tangan dari jati kita carving. Acara ini tujuannya mau ngangkat cita rasa Indonesia jadi kita berkumpul di sini,” paparnya.

Founder dan CEO Kisah Ruang, Manuel Conrad Soehardjo Fuentes mengatakan 95 persen di Kisah Ruang adalah vendor lokal.

“Bahan material semua dari desainer Indonesia. Banyak sekali yang melihat ini barang import padahal ini semua adalah lokal. Ada lampu yang terinspirasi dari kaleng kerupuk, ada lampu terinspirasi dari nasi tumpeng.