Fakta Mengenai Merchandise Store Bali United

Jika wisatawan dari luar Pulau Bali nampak selalu memadatai pusat oleh-oleh kaos kata-kata atau souvenir khas Bali lainnya. Berbeda dengan para Semeton, suporter Bali United yang selalu memadati merchandise store Bali United terlebih setiap menjelang laga klub kebanggaan mereka dimulai.

Buatan Produk Lokal

Di balik laris manisnya merchandise store Bali United, manajemen klub ternyata memilih produksi merchandise dengan menggandeng produsen lokal. Bali United pun tidak berniat untuk bekerjasama dengan aparel internasional untuk pembuatan merchandise.

Mereka beralasan cara ini adalah langkah tepat untuk meningkatkan perekonomian lokal. Selain itu, suporter juga tidak akan diberatkan dengan harga merchandise bali united yang mahak apabila menggandeng brand luar negeri.

Jersi Paling Laris

Dari beragam merchandise yang disediakan oleh Bali United, mulai dari gantungan kunci, jersi, topi, syal, tas, jam dinding, jaket, bola, mug, dan lain sebagainya. Jersi adalah merchandise paling laris manis diminati para semeton.

Dan menurut keterangan dari manajemen Bali United seperti yang dilansir dari kumparan.com, jersi dengan nama punggung Stefano Lilipay dan Irfan Bachdim adalah yang paling laris hingga saat ini.

Ditambah dengan kehadiran Spasojevic yang menjadi idola baru Bali United. Jersi klub Serdadu Tridatu ini pun semakin banyak diminati.

Selain nama-nama pemain senior, nama pemain muda seperti Hanis Sagara dan Feby Eka Putra juga banyak diminati semeton. Terlebih Feby Eka Putra juga merupakan bagian dari pemain Tim Nasional U-19.

Pembeli Via Online

Merchandise Store Bali United berlokasi di area stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar yang selalu dipadati pengunjung. Awalnya luasan area toko ini hanya 250 meter persegi namun kini telah bertambah 4 kali lipat menjadi 1000 meter persegi setelah dilakukan perluasan.

Selain itu, Bali United juga ada 6 toko lainnya di area berbeda yang tersebar di seluruh Bali dan satu toko berada sebuah pusat perbelanjaan daerah Senayan di Jakarta.  Kendati demikian, manajemen jauh-jauh hari telah menyiapkan diri untuk meyalani pembelajaan merchandise secara online dan kini semua semeton sudah dapat melakukan pembelian merchandise bali united  secara offline.

Jadi Percontohan Klub Besar Lain

Merchandise Store Bali United juga menjadi percontohan dari klub-klub nasional lainnya. beberapa di antara klub yang pernah berkunjung ke toko merchandise Bali United adalah Persib Bandung, PSM Makassar, dan PSS Sleman.

Pihak Bali United pun senang dengan kedatangan kunjungan tamu dari klub-klub yang ingin belajar mengembangkan bisnis merchandise. Hal ini dikarenakan juga sekaligus dapat memajukan persepakbolaan tanah air dari segi bisnis sehingga klub juga bisa semakin besar dengan tambahan dana yang diperoleh langsung dari suporter yang membeli merchandise klub.

Klub Bali United memang dikenal sebagai tim yang transparan dan memiliki pengelolaan yang profesional. Setidaknya hal tersebut yang dilihat oleh warga Bali sehingga tim ini mendapatkan dukungan besar dari penduduk Bali meskipun baru berdiri belum 6 tahun.

Merchandise Bali juga tidak hanya digandrungi oleh suporter sepak bola atau semeton Bali United. Akan tetapi, ini sudah menjadi salah satu souvenir oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata tersebut.

Raup Keuntungan Besar

Antusiasme suporter dan wisatawan yang ingin memiliki merchandise Bali United sangatlah tinggi. Hal ini juga membuat klub banjir orderan dan meraupn keuntungan ratusan juta rupiah.

Setiap hari laga pertandingan Bali United di stadion I Wayan Dipta, Gianyar, penjualan merchandise Bali United Bisa omset 50 juta rupiah.