FLOW METER AIR LIMBAH RUMAH SAKIT

Proses pengolahan air limbah ( waste water treatment ) di Rumah sakit  banyak menggunakan berbagai jenis alat instrumentasi.Flow meter merupakan salah satu alat instrument yang dipakai pada pengolahan air limbah di rumah sakit. Baik pada jenis limbah domestik maupun lainya.

Fungsinya, untuk mengukur debit air limbah, total volume air limbah atau untuk control proses. Lokasi pemasangan flow meter air limbah rumah sakit, biasanya pada saluran masuk dan keluar atau pembuangan ke sungai dan parit.

Karena sifat air limbah rumah sakit yang kotor dan korosif maka matrieal flow meter harus sesuai dengan sifat cairan limbah.  Untuk hali ini,  jenis flow meter air ultrasonic sangat cocok, karena  tidak memiliki komponen  sensor yang berputar. Sehingga flow meter air limbah tidak mudah rusak dan macet karena kotoran.

Pada banyak kasus, penggunaan turbine flow meter atau paddle wheel  membuat flowmeter macet. Kemacetan flow meter turbine dikarena kotoran dalam air limbah atau kerak bisa menyebabkan turbine tidak berputar. Karena tidak berputar maka pembacaan yang ditunjukan flow meter air menjadi nol atau error.

 

Clamp on Ultrasonic Flow Meter

Ultrasonic Flow meter yang banyak disukai oleh enginner adalah style clamp on, dikarenakan instalasinya yang cepat dan mudah.

Cara instalasinya, tidak kudu memotong atau melubangi pipa, tapi transducer memadai ditempel terhadap permukaan luar pipa yang sudah ditreatment.

Flowmeter ultrasonic merupakan style flow meter yang langkah kerjanya mengukur kecepatan aliran fluida bersama dengan gunakan ultrasound. Sehingga bersama dengan perhitungan volume yang mengalir dapat terbaca di transmitter ultrasonic.

Dengan gunakan sensor ultrasonik atau transducer ultrasonic dapat mengukur kecepatan umumnya aliran fluida di dalam pipa.

Prinsip transit time adalah bersama dengan langkah mengukur rata rata perbedaan pas pada pas pengiriman signal dan penerimaan signal bersama dengan arah aliran.

Flow meter clamp on ultrasonic mempunyai output analag 4-20 mA, alarm, relay, pulse maupun communication RS232 atau RS485.

Sedangkan untuk flow transmitter atau ultrasonic flow computer tersedia yang berjenis wall mount, pannel mount maupun pipe mount. Sedangkan untuk power suplai juga tersedia yang gunakan AC 220 VAc maupun 24 Vdc

 

Flow meter ultrasonic

Flowmeter ultrasonic merupakan style flow meter air yang langkah kerjanya mengukur kecepatan aliran fluida bersama dengan gunakan ultrasound.

Sehingga bersama dengan perhitungan volume yang mengalir dapat terbaca di transmitter ultrasonic. Dengan gunakan sensor ultrasonik atau transducer ultrasonic dapat mengukur kecepatan umumnya aliran fluida di dalam pipa.

Prinsip transit time adalah bersama dengan langkah mengukur rata rata perbedaan pas pada pas pengiriman signal dan penerimaan signal bersama dengan arah aliran.

Flow meter ultrasonic dapat diaplikasikan sebagai flow meter air limbah rumah sakit, baik terhadap aliran masuk maupun di dalam aliran proses.

Flow meter ultrasonic yang paling banyak disukai terhadap aplikasi flow meter limbah rumah sakit adalah jennis clamp on. Karena instalasinya yang simpel dan untuk ukuran aliran besar juga lebih mudah dibanding style inline.

 

Instalasi flow meter Ultrasonic

Flow meter air limbah style ultrasonic mempunyai 4 style langkah instalasi, yaitu :

-In-Line Ultrasonic Flow Meters
-Insertion ultrasonic Flow Meters
-Clamp-On Ultrasonic Flow Meters
-Open Channel Flow Meter
-Inline Ultrasonic flow meter

Ultrasonic Flow meter yang paling disukai adalah style flowmeter yang langkah installasinya gunakan sistem clamp on.

Cara instalasinya tidak kudu memotong pipa maupun melubangi pipa. Karena itu asumsi sebagaian besar para enginner terkecuali disodorkan ultrasonic flow meter senantiasa di indentikan clamp on flow meter.

Flow meter style ultrasonic, merupakan cuma satu flow meter yang mempunyai style clamp on.

Sehingga pas jalankan installai tidak kudu mematikan aliran cairan di dalam pipa terlampau lama. Dalam me reset parameter pas yang diperlukan kurang lebih 1 menit.

Padahal Ultrasonic flow meter tersedia juga yang gunakan sitem installasinya kudu mematikan pompa atau menutup valve.

Flow meter ultrasonic style ini dekanl bersama dengan istilah inline ultrasonic flow meter. Setelah pipa dipotong, dilanjutkan bersama dengan pemasangan koneksi flange atau mengakibatkan ulir atau tri clamp connection.

 

Flow Meter Open Channel

Flow meter open channel, banyak diaplikasikan terhadap aliran terhadap sistem saluran terbuka layaknya terhadap kanal, sungai atau parit.

Pada dasarnya, flow meter open chanel ini menghitung kecepatan aliran bersama dengan pertimbangkan ketinggian permukaan.

Untuk pengukuran kecepatan aliran dapat gunakan transit time flow meter atau Magnetic flow meter. Sedangkan, level atau ketinggian permukaan aliran dapat gunakan ultrasonic level sensor atau radar sensor.

Penggabungan velociti bersama dengan luas penampang dapat menghasilkan kapasitas aliran atau flow rate aliran di dalam kanal.