Siapa wali nikah yang paling berhak menikahkan Janda

Sebelum kita membahasnya lebih jauh, ada baiknya kita membahas beberapa defenisi yang mungkin saja penting untuk dipahami.

Wali nikah merupakan lakik-laki yang mewakili pihak perempuan untuk menikahnnya dengan calon pengantin pria. Wali adalah rukun nikah yang tidak bisa ditiadakan, jika tanpa wali nikah maka pernikahan yang dinyatakan tidak sah menurut hokum agama.

Pertanyaannya, siapa yang berhak menjadi wali nikah untuk Janda.

Wali Nikah Janda

Jika kita merujuk pada hokum positif Indonesia tentang perkawinan, khususnya kita yang beragama islam, maka wali nikah untuk janda tidak ada perbedaan sama sekali dengan gadis.

Pada hokum tersebut kita temukan bahwa ada 2 wali nikah, diantaranya :

1.- Wali Nasab

2.- Wali Hakim

Yang dimaksud dengan wali nasab adalah Wali Nasab adalah orang-orang yang terdiri dari keluarga calon mempelai wanita yang berhak menjadi wali.

Sedangkan yang kita dimaksud dengan wali Hakim di wilayah Indonesia merupakan orang yang diangkat oleh pemerintah (Menteri Agama) yang bertindak sebagai wali dalam suatu pernikahan.

Lalu dimana kedudukan Wali pada jasa penghulu nikah, kami penulis belum menemukan kedudukan yang jelas tentang hal ini. Walaupun banyak yang menggunakanya.

Dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 2 tahun 1987 orang yang ditunjuk menjadi wali hakim adalah Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan.

Setelah kita tahu siapa saja yang berhak menjadi wali nikah, ada baiknya juga kita tahu apa saja Syarat Wali Nasab yang harus dipenuhi.

  1. laki-laki;
  2. beragama Islam;
  3. baligh;
  4. berakal; dan
  5. adil.

Siapa saja yang berhak menjadi wali nasab? Dalam Peraturan diatas telah diurutkan runutan orang yang berhak untuk menjadi wali nikah janda.

Sedangkan  menurut PMA ni 19 tahun 2018 yang berjumlah 21

  • bapak kandung;
  • kakek (bapak dari bapak);
  • bapak dari kakek (buyut);
  • saudara laki-laki sebapak seibu;
  • saudara laki-laki sebapak;
  • anak laki-laki saudara laki-laki sebapak seibu;
  • anak laki-laki dari saudara laki-laki sebapak;
  • paman (saudara laki-laki bapak sebapak seibu);
  • paman sebapak (saudara laki-laki bapak sebapak);
  • anak paman sebapak seibu;
  • anak paman sebapak;
  • cucu paman sebapak seibu;
  • cucu paman sebapak;
  • paman bapak sebapak seibu;
  • paman bapak sebapak;
  • anak paman bapak sebapak seibu;
  • anak paman bapak sebapak;
  • saudara laki-laki kandung kakek;
  • saudara laki-laki sebapak kakek;
  • anak sebapak seibu saudara kandung kakek; dan
  • anak saudara laki-laki sebapak kakek
  • Jika dengan alasan tertentu, wali nikah seorang janda bisa dilakukan oleh wali hakim, dengan ketentuan perundang undangan.

Jika memungkinkan tunjuklah wali nikah sesuai ketentuan diatas, akan tetapi jika tidak bisa maka cobalah berkonsultasi untuk menemukan solusi yang tepat sesuai syariat.